Rabu, 05 Juni 2013

BAHAGIAKU SURGA MEREKA DAN DERITAKU PILU MEREKA


aku berdiri mengenakan toga ini di sebuah jalan setapak yang gelap
pandanganku tertuju pada dua orang di kejauhan sana dengan senyuman yang tak asing di mataku
dua orang yang sangat aku hargai,
dua orang yang sangat aku hormati,
aku cintai dan aku sayangi dia papah dan mamahku
dengan sebuah senyuman aku menghampiri mereka
seiring dengan langkah terlintas di benakku
atas apa yang mereka lakukan untuk hidupku ini

'MAMAH yang telah mengandungku selama sembilan bulan,
MAMAH yang sudah memperjuangkan hidup dan matinya hingga aku aku dapat hadir di dunia ini,
MAMAH juga yang merawatku dengan kelembutan dan kasih sayang,,,

PAPAH yang telah mendidikku,
PAPAH yeng rela bekerja banting tulang ikhlas mengelurkan keringatnya agar aku bias menikmati hidup detik demi detik , hari demi hari, bahkan tahun demi tahun..

apakah yang dapat aku lakukan untuk membalas mereka ???


sering aku tutup kuping gak mau dengerin nasehat mereka,
sering banget aku bohong pada mereka demi kepuasanku,
sering aku marah karena kenakalanku,
sering juga banting pintu dihadapan mereka jika tidak mengabulkan permintaanku,
dan bahkan sering aku mengeluarkan kata-kata kasar yang gak pantas mereka dengar dari bibirku,
dasar cerewet, kuno, kolot

tapi apakah mereka menyimpan rasa dendam pada ku ???
TIDAK, TIDAK sama sekali

mereka dapat tulus memaafkan kehilafanku,
mereka tetap menyayangiku dalam hembusan nafas mereka,
bahkan mereka tetap menyebut namaku dalam setiap doa-doa mereka hingga aku menjadi seperti sekarang ini,

ya allah betapa durhakanya aku tak sadarkah aku bahwa mereka orang yang sangat berarti dal hidupku,
langkah langkahku terhenti di hadapan mereka dan ku pandangi papah dan mamahku inci demi inci,
badan yang dulu tegak kekar dan kini telah membungkuk,

rambut yang dulu hitam kini mulai memutih,

dan kulit mereka yang dulu kencang kini mulai berkeriput ,
kutatap mata mereka yang berbinar binar dan mulai meneteskan air mata bahagia,
air mata haru,
air mata bangga melihat aku telah seperti ini,
ku cium tangan mereka,
kupeluk meraka sambil berkata,

PAPAH, MAMAH  yg aku berikan hari ini tidak akan cukup membalas semua yg mamah papa berikan selamai ini padaku..
terima kasih mah, terima kasih pah, aku sayang mamah papah...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar